Showing posts with label Miscellaneous. Show all posts
Divorce is bitter but it's better (A note on August 20, 2014 at 22:16)
Sometimes, within relationship occurs problem and dispute. | It is hard to unite two heads, two ideas, two habits, and two differences. | Solving problem in the middle way to be accepted among them is not easy. | It's needed for big understanding. | Then, when the problem will have been crashing too hard, there is no other way except separation..
| Indeed, as good as separation occurs, it is painful. A half of heart is gone, emptiness fills day by day, and sadness feels yawning skin and bone. | But, it's better to leave broken mirror than trying to fix it again,
Didn't we leave a bad one to get better?
| Because life will go on, sink in deep wound will never help to move on,
| So, erase sadness, do accept happiness
Kalijodo: Sebuah kenyataan pahit yang manis (sebuah catatan 25 Februari pukul 02:37)
2 minggu lebih, isu ibukota lagi" membanjiri berita. Penggusuran kawasan kalijodo menuai pro-kontra deras. Dari pihak Pemda yg berniat mengalih-fungsi, Gubernur yg bersikeras mempercantik, masyarakat sekitar yg sudah tinggal menetap lama, pelanggan yg dirugikan, bahkan sang penguasa pun turun gunung.
| Kawasan tersebut memang terkenal jadi lokalisasi. Padanan kata negatif dlm kaca mata publik sebagai tempat kemaksiatan, dosa-dosa diperjual-belikan dan markas kejahatan. Tempat dimana pekerja dan pelanggan saling 'tukar' keuntungan dan kenikmatan. Tempat dimana asusila dilegalkan dg lembaran-lembaran uang.
| Tak hanya ibukota, tempat serupa juga ada di beberapa kota, bahkan sampai bertaraf internasional-gang d***y, s***t*m. Yang paling dekat dg Ts, SK kota smg.
| Ada sebuah paradoks pertanyaan. Kenapa jelas-jelas tempat keburukan dibiarkan? Apa pemerintah tutup mata? Mana pemuka agama yg sering berkoar tentang syurga&neraka? Pasti, pasti pertanyaan" diatas dilontarkan. | Pertanyaan pun makin meruncing apabila menyangkut agama. Seakan-akan menghalalkan keharaman yg jelas.
Namun, perlu kita fahami juga sudut pandang mereka, sebagai korban, pelanggan, 'backingan' bahkan sang empu kekuasaan. | - Bagi si korban, tak ada jalan lain, Buntu. Bukan tak ingin menjalani hidup normal, tersenyum tulus dan bebas menentukan nasib diri. Tapi ada ratusan alasan ia tak bisa pergi, ada jerat teramat kuat mengekang sendi-sendi tubuh. Benar-benar tak ada jalan lain, kecuali satu hal yaitu org luar biasa membebaskannya. | Percayalah, ada tangis mengiris disudut tembok kawasan tersebut, ada catatan pilu tentang harapan-harapan mereka utk bebas. | Masalah besarnya adl sikap sok suci. Merasa dirinya bersih, memandang si korban tak ubahnya sampah yg memang sepantasnya begitu. Memukul rata gudang maksiat dan dosa sebagai neraka dunia, jangan didekati, ga usahlah diurusi, masa bodoh. Padahal dlm neraka tersebut, banyak yg ingin berbuat benar dan masuk syurga. Tapi bagaimana bisa masuk syurga, banyak org yg sok suci sdh menutup mata, memandang jijik.
| - bagi si pelanggan, kawasan tersebut sdh jadi tempat pelampiasan kebutuhan. Tentu para pekerja professional dan ahli dlm 'bidangnya', apalagi jika mulus dan masih segar. Cukup rogoh kocek sekian bisa ajak semaunya. Masa bodoh penyakit dan dosa. Yang ia tahu, punya uang bisa beli semuanya.
| - si backingan, rugi besar mangsa besar lepas. Pundi uang mengalir harus dipertahankan. Tak bisa dipungkiri, pihak ini berdampak besar pada eksistensi sebuah tempat. Oknum bermasalah pun banyak berkecimpung dlm hal ini. Kekuasaan yg ia pegang bisa digunakan mengamankan kawasan tersebut, lebih tepatnya disalahgunakan.
| Terakhir si empu kekuasaan. Uang, kemewahan, pesta, ditakuti orang dan segalanya tersedia. Cukup jadi alasan mengapa ia bertahan. Sungguh gila-baginya, jika kejayaan hancur begitu saja tanpa mati-matian memperjuangkan.
| The Equalizer (2014), adl sebuah cermin kehidupan jerat 'neraka' kawasan tersebut. Diceritakan, Teri (Alina) adl si-korban yg diperlakukan semena-mena, dipukul bahkan wajahnya disiram air raksa. Frank jadi 'backing' kegiatan dan Pushkin sebagai kepala ular, gembong. Serta, peran utama Robert McCall adl org luar biasa. | Krn nasib Alina yg menyedihkan, McCall menyelamatkannya dg cara yg sangat 'hebat'. Dari ujung sampai pangkal. Batang sampai akar. Begitulah, paradoks kehidupan berlaku pada kawasan tersebut.
| Sebuah kenyataan pahit. Manusia diperlakukan bak hewan mungkin lebih buruk, dipelihara, diberi makan, dipenuhi kebutuhan pokok, tapi kebebasan hanyalah mimpi dan angan-angan.
| Sebuah hal manis bagi mereka yg menikmati hasil jerih-payah, tangisan dan penderitaan.
~~~~~
Satu hal, siapakah org luar biasa yg dpt meluruskan benang kusut bahkan sampai bisa mengganti benang kusut menjadi benang baru yg lebih indah?
Gerhana: Fenomena atau Euforia (Sebuah catatan 5 Maret pukul 16:53)
Digadang menjadi fenomena langka dekade ini, beberapa wilayah Indonesia seperti mentawai, palembang, bangka belitung, dll akan menyaksikan gerhana matahari total.
| Sedangkan, daerah lain seperti Jawa Tengah, khususnya Semarang kemungkinan hanya dapat melihat gerhana penuh, berkisar 80%. | Ahli Falak Bondet, Mr.Bean mengungkapkan: Gerhana muncul pada tanggal 09 Maret 2016 sekitar jam 06:24-08.25 WIB. Puncaknya pada 07.24 WIB dalam rentang waktu 5 menit. | Sejarah mencatat Indonesia pernah dilalui gerhana pada masa orba, namun kegaduhan politik menyebabkan propaganda keliru bahwa gerhana berstatus bahaya. | Memang benar,imbuh Mr.Bean, paparan cahaya mendadak saat bulan bergeser yg menandakan berakhirnya gerhana amat beresiko, intensitas cahaya besar yg diterima pupil secara mendadak bisa berakibat fatal, krn pembesaran pupil saat gerhana matahari (gelap-red) akan merusak mata ketika cahaya matahari tiba-tiba bersinar. | Hal ini dpt disiasati dg memakai kaca mata anti-radiasi. Jadi, gerhana berbahaya bkn dlm konteks proses gerhana selama 5 menit tersebut. | Melainkan, paparan cahaya mendadak saat pergeseran bulan pada matahari. | Euforia gerhana disikapi berbeda-beda. Pihak pariwisita memanfaatkannya sebagai ladang bisnis menjanjikan, tempat-tempat yg dilewati gerhana pun disiapkan dg apik. Para peneliti antariksa melihatnya sebagai inspirasi riset&pembuktian hipotesis-hipotesis yg telah digelutinya. Sedangkan kebanyakan orang menganggapnya fenomena alam luar biasa, patut disaksikan serta sayang untuk dilewatkan. | Selanjutnya, Mursyid Thoriqoh (Dholalah-red) Bondetiyyah, Syekh Irfan Addimaqiy menghimbau para jama'ah, kaum muslim yg terbiasa molor pagi hari utk menunaikan shalat gerhana. Tentang tata cara, syarat&rukun, beliau berujar:"cek google wahai anak muda !" | Ia menambahkan, gerhana adl nikmat besar dari Allah SWT, jangan sia-siakan momen berharga sepersekian menit tersebut dalam lelap, amatlah merugi. | Gerhana mengajarkan kita tentang kenikmatan&kesengsaraan di dunia hanyalah sementara, maka hargailah dg ibadah tekun serta tawakkal penuh pada sang pencipta. | Kenikmatan kita berupa hidup berkecukupan dpt makan&minum enak, ngobrol hangat, ngegame COC, nonton film aksi, melo korea, humor thailand serta anime hen*ai jepang (ily** detected) adl nikmat yg sementara. | Ibarat makan, rasa sebuah hidangan hanya akan terasa saat di mulut, tak lebih. Begitupun, kesusahan dan kesedihan terjadi hanya sementara, bukankah kegelapan sebuah gerhana hanya berkisar beberapa menit.
~~~~~ Maka tenanglah dan mendekatlah pada Allah.
* Ustadz
Museum Ronggowarsito: Sebuah Perjalanan Wisata Mengenal Budaya Jawa
Museum
Ronggowarsito
Sebuah
Perjalanan Wisata Mengenal Budaya Jawa
Museum Ranggawarsita (Ronggowarsito) yang ada
di kawasan bundaran Kalibanteng sudah sejak lama membuat saya penasaran. Karena
hampir tiga tahun melewatinya, tapi tak pernah sekalipun menyambangi. Hingga
akhirnya rasa penasaran saya terjawab sudah oleh kunjungan yang diadakan oleh Pak
Rikza Chamami yang dilaksanakan bersama teman-teman mata kuliah Islam dan
Budaya Jawa pada Ahad 10 Mei 2015.
Saat memasuki memasuki museum Ronggo Warsito
tepatnya di gedung A lantai 1 maka akan disambut dengan lukisan yang megah
tersebut. Lukisan itu sering disebut dengan Gunungan dan Blumbangan. Betuk
lukisan tersebut hampir sama dengan gunungan yang di gunakan dalam pewayangan.
Lukisan ini menggambarkan alam semesta isi lingkungan manusia. Tradisi gunungan
blumbangan pertama kali dirancang oleh R. Patah, Raja Demak abad ke-15. Gunungan
ini merupakan simbol filosofis bagi masyarakat Jawa dalam rangka menegakkan
sendi-sendi perkembangan dan proses pembentukan budaya masyarakat Jawa.
Gunungan blumbangan mempunyai makna yang sangat mendalam, antara gambar-gambar
tersebut mempunyai makna dalam kehidupan. Gunung blumbangan diyakini mempunyai
falsafah bahwa untuk mencapapi tujuan yang mulia akan selalu mendapat
rintangan.
Masih di gedung A1 lantai 1, saya disuguhi ruang sejarah alam, dari lukisan sejarah terjadinya alam semesta. Berisi koleksi bantuan meteorit, gerhana, gunung api, batuan dan hewan-hewan yang diawetkan. Langsung berlanjut ke gedung B1, tempat sejarah masa hindu-budha dan islam yang disambut dengan gapura masjid kudus. Ada banyak peninggalan Islam yang ada di Jawa Tengah, yang cukup menarik bagi saya adalah Jambangan, Padasan Sunan Bayat, Al-qur’an Kuno Sunan Bayat, Sirap Atas Menara Masjid Demak, dan Menara Masjid Kudus.
1. Jambangan
Jambangan yang diperkirakan berasal dari abad 15 masehi tersebut merupakan wadah air untuk bersuci saat meu memasuki makam Nyi Ageng Maloka (putri Sunan Ampel) yang merupakah tokoh penting penyebar agama Islam di Rembang.
2. Padasan Sunan Bayat
Sunan Bayat adalah seorang tokoh religius penyebar agama Islam di kawasan Jawa Tengah pada abad 16. Sunan Bayat berjuang menyebarkan agama Islam pada waktu yang sama dengan Wali Sanga. Dan karena kebesaran nama dan pengaruhnya, Sunan Bayat bahkan dianggap sebagai Wali yang kesepuluh dari Wali Sanga. Gentong Sinaga dipercaya sebagai padasan atau tempat air wudhu Sunan Bayat.
3. Al-qur’an Kuno Sunan Bayat
Alquran ini buatan akhir abad 17, kertasnya dari kulit kambing yang disamak. di dalam mushaf tersebut terdapat kalimat dalam huruf Arab pegon (huruf Arab namun berbahasa Jawa).
4. Sirap Atap Menara Masjid Demak
Masjid Demak menggunakan atap limas bersusun tiga yang berbentuk segitiga sama kaki. Ternyata model atap limas bersusun tiga ini mempunyai makna, yaitu bahwa seorang beriman perlu menapaki tiga tingkatan penting dalam keberagamaannya: iman, Islam, dan ihsan.
5. Menara Masjid Kudus
Menurut sejarah masjid ini didirikan pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi yang dibangun oleh Ja’far Sodiq atau yang kemudian dikenal sebagai Sunan Kudus. Hal ini dapat diketahui dari enkripsi ( sandi ) pada batu yang lebarnya 30 cm dan panjang 46 cm yang terletak pada mihrab masjid yang ditulis dalam bahsa Arab.Masjid Menara Kudus menjadi bukti, bagaimana sebuah perpaduan antara Kebudayaan Islam dan Kebudayaan Hindu telah menghasilkan sebuah bangunan yang tergolong unik dan bergaya arsitektur tinggi.
Masih di gedung A1 lantai 1, saya disuguhi ruang sejarah alam, dari lukisan sejarah terjadinya alam semesta. Berisi koleksi bantuan meteorit, gerhana, gunung api, batuan dan hewan-hewan yang diawetkan. Langsung berlanjut ke gedung B1, tempat sejarah masa hindu-budha dan islam yang disambut dengan gapura masjid kudus. Ada banyak peninggalan Islam yang ada di Jawa Tengah, yang cukup menarik bagi saya adalah Jambangan, Padasan Sunan Bayat, Al-qur’an Kuno Sunan Bayat, Sirap Atas Menara Masjid Demak, dan Menara Masjid Kudus.
1. Jambangan
Jambangan yang diperkirakan berasal dari abad 15 masehi tersebut merupakan wadah air untuk bersuci saat meu memasuki makam Nyi Ageng Maloka (putri Sunan Ampel) yang merupakah tokoh penting penyebar agama Islam di Rembang.
2. Padasan Sunan Bayat
Sunan Bayat adalah seorang tokoh religius penyebar agama Islam di kawasan Jawa Tengah pada abad 16. Sunan Bayat berjuang menyebarkan agama Islam pada waktu yang sama dengan Wali Sanga. Dan karena kebesaran nama dan pengaruhnya, Sunan Bayat bahkan dianggap sebagai Wali yang kesepuluh dari Wali Sanga. Gentong Sinaga dipercaya sebagai padasan atau tempat air wudhu Sunan Bayat.
3. Al-qur’an Kuno Sunan Bayat
Alquran ini buatan akhir abad 17, kertasnya dari kulit kambing yang disamak. di dalam mushaf tersebut terdapat kalimat dalam huruf Arab pegon (huruf Arab namun berbahasa Jawa).
4. Sirap Atap Menara Masjid Demak
Masjid Demak menggunakan atap limas bersusun tiga yang berbentuk segitiga sama kaki. Ternyata model atap limas bersusun tiga ini mempunyai makna, yaitu bahwa seorang beriman perlu menapaki tiga tingkatan penting dalam keberagamaannya: iman, Islam, dan ihsan.
5. Menara Masjid Kudus
Menurut sejarah masjid ini didirikan pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi yang dibangun oleh Ja’far Sodiq atau yang kemudian dikenal sebagai Sunan Kudus. Hal ini dapat diketahui dari enkripsi ( sandi ) pada batu yang lebarnya 30 cm dan panjang 46 cm yang terletak pada mihrab masjid yang ditulis dalam bahsa Arab.Masjid Menara Kudus menjadi bukti, bagaimana sebuah perpaduan antara Kebudayaan Islam dan Kebudayaan Hindu telah menghasilkan sebuah bangunan yang tergolong unik dan bergaya arsitektur tinggi.
Eksistensi Nilai Tradisi Baratan
Tradisi
Baratan,
Sebuah
Refleksi Diri Menyambut Bulan Suci
Menjelang bulan
Ramadhan beberapa minggu lagi, masyarakat Kalinyamatan, Jepara memiliki tradisi
tersendiri dalam menyambut bulan suci tersebut, yakni berupa arak-arakan
lampion (impes), tradisi karnaval ini dikenal dengan nama pesta Baratan
yang biasa dilaksanakan pada 15 hari sebelum bulan Ramadhan, atau disebut malam
Nisfu Sya’ban, pada tahun ini akan jatuh pada Senin (01/06/15) malam.
Begawan Cipto Wening
Begawan Cipto
Wening
Nasib Pandawa
Lima dan Akhir Kerajaan Astina
Ki Warseno Slank,
M.Si berujar setelah perang besar Baratayudha berakhir dengan kemenangan telak
di pihak Pendawa lima, maka mereka pun boyongan kembali ke singgasana kerajaan
Astina pura. Saat itu seluruh Korawa yang berjumlah 100 orang sudah tamat
riwayatnya tewas dalam perang besar tersebut. Mereka sebagai simbol angkara
murka/ketamakan. Sedangkan Pendawa lima sebagai simbol kebaikan/keutamaan tetap
utuh lima. Saat itu para pendawa lima sudah mulai memasuki usia senja. Habis
perang bukannya mereka pesta pora merayakan kemenangan, tetapi malah prihatin
bahkan menagis dalam hati, karena seluruh anak-anak pendawa gugur dalam perang
besar itu. Padahal merekalah yang diharapkan sebagai penerus dan pewaris negara
astina yang luas sekali wilayahnya.
Makalah Fiqh: Madzhab
A.
Pendahuluan
Perkembangan hukum Islam setelah Rasulullah
SAW wafat berkembang begitu pesat. Hal itu dikarenakan pola pikir umat Islam
dalam berpendapat tentang hukum berbeda-beda. Umat islam mengalami dilema dalam
menetapkan hukum setelah Rasulullah wafat, karena begitu banyak masalah-masalah
hukum baru yang muncul yang belum ada nashnya dalam Alquran dan Hadis. Dengan
demikian muncullah berbagai pendapat mengenai hukum tentang suatu hal.
Dalam islam hal seperti ini dibolehkan dengan
syarat harus dimusyawarahkan dengan ulama-ulama yang lain atau dengan kata lain
berijtihad. Jika kita tidak mampu berijtihad dikarenakan keterbatasan
pengetahuan kita, maka kita harus mengikuti ijtihad dari salah seorang mujtahid
yang ia percayai. Dari situlah muncul hukum-hukum islam dari hasil ijtihad para
ulama, yang mana lahirlah yang disebut mazhab.
Dari penjelasan di atas, kami akan membahas
lebih lanjut mengenai mazhab-mazhab fiqih.
B.
Permasalahan
1.
Apa pengertian madzhab?
2.
Bagaimana lahirnya madzhab fiqh?
3.
Siapa saja madzhab fiqh dan dasar
istinbathnya?
4.
Apa contoh produk hukum para madzhab fiqh?
Download Complete ArticleIntro to Islamic Studies: Muhammad SAW
A.
BACKGROUND OF STUDY
Allah
SWT have created the sky and the earth, also fill them considerably perfect,
within a reason Allah create human being representing a perfection creature.
Human being given an excess of mind to think and can differentiate which one is
right (haq) and wrong (batil). At the complex of perfection of human being in general,
Allah have showed chosen people as Allah messenger which later spread of
religion (islam) which is right (haq) to its people. Chosen people referred as
Prophet, Rasul, Wali, or Ulama’.
As Moslem, we are obliged to trust and believe
the existence of Rasul as Allah messenger. As has been contained in fourth Belief
Fundamental (Five Islam Fundamental). Allah has delegated Prophet Muhammad SAW
as last Prophet in this world. Then why Allah have to delegate Prophet and of
Rasul? And what is the meaning of Prophet, Rasul, Wali, and Ulama’? In this article,
we will discuss about things related to prophethood
B.
PROBLEMS
1.
What is the meaning of
Prophet, Rasul, Wali, and Ulama’?
2.
What is the importance
belief to Rasul?
3.
What is the purpose of
delegating Rasul?
4.
Who is the last Rasul?
5.
How does Prophet
Muhammad SAW as good example?
6.
How does western
scholar see Prophet Muhammad?
Makalah KH Arwani dan KH Hasyim Asyari
I.
Pendahuluan
Dari Sufyan Al-Tsauri, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya
Bani Israil itu terpecah menjadi tujuh puluh dua aliran, dan umatku akan
terpecah menjadi tujuh puluh tiga aliran. Semua
aliran itu akan masuk neraka, kecuali satu. Para sahabat bertanya:
“Siapakah satu aliran itu ya Rasulallah? (mereka itu adalah aliran yang
mengikuti) apa yang aku lakukan dan para sahabatku.(Ahli Sunnah wal Jama’ah)”
(HR. Tirmidzi).
Islam telah mengisyaratkan adanya golongan
/firqah. Dalam firqah-firqah tersebut semuanya akan celaka kecuali golongan
yang berkometmen melaksanakan segala amaliyah Nabi dan para sahabatnya. Lafadz
“Mă Ana ‘alaihi wa Ashhăbĭ” disebut dengan Ahli Sunnah wal Jama’ah, yang
berarti penganut Sunnah Nabi Muhammad dan Jama’ah (sahabat-sahabatnya).[1]
Download Complete Article
Download Complete Article
Sejarah Perkembangan Islam: Masa Jahiliyah
I.
Pendahuluan
Sebuah peradaban manusia tidak hadir begitu
saja dalam ruang kehidupan, ia senantiasa terbentuk oleh proses perjuangan yang
melatari dalam rentang waktu yang tidak sebentar. Tidak hanya itu, peradaban
baru sengaja hadir untuk menggantikan
peradaban lama di masa silam. Proses pergantian peradaban tersebut bukanlah hal
yang mudah untuk dilakukan karena pondasi bangunan dari peradaban lama seperti
struktur sosial, pola interaksi, nilai, norma, adat istiadat dan tradisi telah berakar
kuat pada setiap generasi dalam lipatan masa yang tidak terhitung lamanya. Untuk
mengubahnya, yang diperlukan bukan saja agen perubahan yang tangguh namun
konsep perubahan sosial yang diusung harus pula memiliki nilai tawar yang lebih
menjanjikan di masa depan.
Download Complete Article
Download Complete Article
Lembar Kerja 1 Pkn
1.
Menurut
saudara apakah Indonesia sebagai negara sudah sesuai dengan tujuan ideal
pembentukan sebuah negara? Jelaskan.
Tujuan negara
antara lain untuk menyelenggarakan ketertiban umum dan mencapai kesejahteraan. Ketertiban
umum diperoleh melalui serangkaian regulasi yang mengikat setiap warga dan
sanksi tegas apabila dilanggar. Kesejahteraan dicapai dengan adanya kemakmuran
masyarakat, perokonomian yang mumpuni dan angka kemiskinan rendah.
Makalah Syi'ah
I. PENDAHULUAN
Sejak masa
Rasulullah saw serta dua khalifahnya, yaitu Abu Bakar dan ‘Umar, belum pernah
ditemukan adanya satu golongan politik atau golongan agama yang memiliki banyak
pengikut, mempunyai karakter dan identitas khusus, dan memiliki target yang
jelas. Golongan itu baru muncul pada akhir masa kekhalifahan ‘Utsman. Mereka
adalah orang-orang Syi’ah yang sangat setia kepada Ali yang meyakini
kekhalifahan Ali didasarkan pada nash (ketetapan berdasarkan teks suci) dan
wasiat dari Rasulullah saw, baik yang disampaikan secara jelas maupun samar.
Makalah Akhlak Tasawwuf
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Secara historis akhlak tasawwuf adalah pemandu
perjalanan hidup umat manusia agar selamat dunia dan akhirat, itu di karenakan
Akhlak Tasawuf merupakan salah satu khazanah intelektual Muslim yang
kehadirannya hingga saat ini semakin dirasakan. Tidaklah berlebihan jika misi
utama kerasulan Muhammad saw adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, dan
sejarah mencatat bahwa faktor pendukung keberhasilan dakwah beliau itu antara
lain karena dukungan akhlaknya yang istimewa.






